computer vision

Computer Vision

Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

Computer Vision (CV) dapat juga kita gambarkan sebagai suatu bidang dimana sebuah gambar yang diproduksi oleh kamera yang dapat dianalisa oleh komputer. Perkembangan teknologi yang terjadi juga mulai mengembangkan autonomous robotic vehicle (kendaraan robot mandiri) yang dapat memproses informasi, dan di dalam pengoperasiannya dapat berfungsi tanpa campur tangan manusia.Pada intinya, sistem Computer Vision memudahkan manusia untuk melihat visualisasi atau gambar atas suatu hal yang sulit dijangkau. Dan gambar tersebut dapat dilihat melalui komputer untuk dianalisa. Contoh penggunaanya adalah pada dunia astronomi. Misalnya untuk melihat permukaan di planet Mars. Berdasarkan analisis dan intepretasi yang dilakukan oleh sistem ini, komputer dapat mengidentifikasi dan menghindari bahaya secara otomatis. Seperti halnya mengamati meteor yang beredar di sekitar bumi, apakah akan menabrak bumi atau tidak, gambaranya dapat dilihat melalui sistem ini.

Untuk menunjang tugas computer vision, maka terdapat beberapa fungsi pendukung ke dalam sistem ini, antara lain :

  • Proses penangkapan citra/gambar (image acquisition)
  • Proses pengolahan citra (image processing)
  • Analisa data citra (image analysis)
  • Proses pemahaman data citra (image understanding)

Proses-proses dalam Computer Vision :

1. Image Acqusition…

  • Keluaran dari kamera adalah berupa sinyal analog, dimana frekuensi dan amplitudonya (frekuensi berhubungan dengan jumlah sinyal dalam satu detik, sedangkan amplitude berkaitan dengan tingginya sinyal listrik yang dihasilkan) merepresentasikan detail ketajaman (brightness) pada scene.
  • Kamera mengamati sebuah kejadian pada satu jalur dalam satu waktu, memindainya dan membaginya menjadi ratusan garis horizontal yang sama.
  • Tiap‐tiap garis membuat sebuah sinyal analog yang amplitudonya menjelaskan perubahan brightness sepanjang garis sinyal tersebut.
  • Karena komputer tidak bekerja dengan sinyal analog, maka sebuah analog‐to‐digital converter (ADC), dibutuhkan untuk memproses semua sinyal tersebut oleh komputer.
  • ADC ini akan mengubah sinyal analog yang direpresentasikan dalam bentuk informasi sinyal
  • tunggal ke dalam sebuah aliran (stream) sejumlah bilangan biner.
  • Bilangan biner ini kemudian disimpan di dalam memori dan akan menjadi data raw yang akan diproses.

2. Image Processing…

  • Tahapan berikutnya computer vision akan melibatkan sejumlah manipulasi utama (initial manipulation) dari data binary tersebut.
  • Image processing membantu peningkatan dan perbaikan kualitas image, sehingga dapat dianalisa dan di olah lebih jauh secara lebih efisien.
  • Image processing akan meningkatkan perbandingan sinyal terhadap noise (signaltonoise ratio = s/n).
  • Sinyal‐sinyal tersebut adalah informasi yang akan merepresentasikan objek yang ada dalam image.
  • Sedangkan noise adalah segala bentuk interferensi, kekurang pengaburan, yang terjadi pada sebuah objek.

 

3. Image Analysis

  • Image analysis akan mengeksplorasi scene ke dalam bentuk karateristik utama dari objek melalui suatu proses investigasi.
  • Sebuah program komputer akan mulai melihat melalui bilangan biner yang merepresentasikan informasi visual untuk mengidentifikasi fitur‐fitur spesifik dan karekteristiknya.
  • Lebih khusus lagi program image analysis digunakan untuk mencari tepi dan batas‐batasan objek dalam image.
  • Sebuah tepian (edge) terbentuk antara objek dan latar belakangnya atau antara dua objek yang spesifik.
  • Tepi ini akan terdeteksi sebagai akibat dari perbedaan level brightness pada sisi yang berbeda dengan salah satu batasnya.

 

4. Image Understanding

  • Ini adalah langkah terakhir dalam proses computer vision, yang mana sprsifik objek dan hubungannya di identifikasi.
  • Pada bagian ini akan melibatkan kajian tentang teknik-teknik artificial intelligent.
  • Understanding berkaitan dengn template matching yang ada dalam sebuah scene.
  • Metoda ini menggunakan program pencarian (search program)dan teknik penyesuaian pola (pattern matching techniques).

 

sumber :

http://www.rianzdanar.co.cc/2009/10/masalah-komputer-di-berbagai-bidang.html

http://code86.wordpress.com/2009/11/19/layanan-interface-dan-fitur-fitur-telematika

http://muhammadadri.net/wp-content/uploads/2009/04/computer-vision-01.pdf

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: